Kabar gembira menghampiri para petani tembakau di Kabupaten Madiun. Di tengah musim panen raya yang sedang berlangsung, harga tembakau meroket secara signifikan, membawa angin segar dan harapan keuntungan yang lebih besar bagi para petani. Fenomena harga tembakau meroket ini disambut dengan suka cita oleh para petani yang telah berbulan-bulan menanti hasil jerih payah mereka.
Menurut data dari Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Madiun yang dirilis pada hari Selasa, 29 April 2025, harga jual tembakau kering di tingkat petani saat ini mencapai rata-rata Rp 65.000 per kilogram. Angka ini meningkat drastis dibandingkan dengan musim panen sebelumnya yang hanya berkisar antara Rp 45.000 hingga Rp 50.000 per kilogram. Kenaikan harga tembakau meroket ini dipicu oleh beberapa faktor, di antaranya adalah cuaca yang mendukung kualitas daun tembakau serta meningkatnya permintaan dari pabrik-pabrik rokok.
Salah seorang petani tembakau di Desa Kedungjati, Kecamatan Wonoasri, Madiun, Bapak Sutarno (55 tahun), mengungkapkan kegembiraannya atas kenaikan harga tembakau ini. “Alhamdulillah, panen kali ini hasilnya lumayan bagus, dan harganya juga naik. Ini tentu sangat membantu perekonomian kami setelah beberapa waktu lalu sempat khawatir dengan cuaca,” ujarnya saat ditemui di ladang tembakaunya pada Rabu pagi, 30 April 2025. Bapak Sutarno memperkirakan hasil panen tembakaunya kali ini bisa mencapai lebih dari dua ton.
Kepala Bidang Perkebunan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Madiun, Ibu Sri Wahyuni, S.P., menjelaskan bahwa kualitas tembakau Madiun pada panen raya tahun ini memang tergolong sangat baik, dengan kadar nikotin dan aroma yang disukai oleh industri rokok. “Kami terus melakukan pendampingan kepada para petani untuk meningkatkan kualitas tembakau mereka. Kenaikan harga tembakau meroket ini menjadi motivasi bagi para petani untuk terus menghasilkan tembakau yang berkualitas,” tuturnya.
Pihak dinas juga mengimbau kepada para petani untuk menjual hasil panen mereka secara bertahap dan tidak terburu-buru, agar dapat memaksimalkan keuntungan dari harga tembakau meroket ini. Selain itu, petani juga diharapkan untuk mulai merencanakan pengelolaan keuangan dengan bijak agar hasil panen ini dapat memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi kesejahteraan keluarga mereka. Panen raya tembakau dengan harga yang menggembirakan ini diharapkan dapat menjadi momentum kebangkitan sektor pertanian tembakau di Kabupaten Madiun.