Sebuah insiden tragis terjadi di Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, di mana seorang remaja yang sedang belajar mengemudi mobil tanpa pengawasan menabrak lima orang pejalan kaki. Peristiwa nahas yang terjadi di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) Medan-Lubuk Pakam, tepatnya di kawasan Tanjung Morawa, pada Senin siang, 21 April 2025, sekitar pukul 13.00 WIB, ini mengakibatkan sejumlah korban mengalami luka-luka serius dan harus dilarikan ke rumah sakit.
Menurut keterangan saksi mata, remaja laki-laki berinisial RA (16 tahun) tersebut terlihat sedang belajar mengemudi mobil sedan milik keluarganya di jalan yang cukup ramai. Diduga karena belum mahir mengendalikan kendaraan, RA tiba-tiba hilang kendali dan mobil yang dikemudikannya oleng hingga menabrak lima orang pejalan kaki yang sedang berjalan di тротуар. Benturan keras mengakibatkan para pejalan kaki terpental dan mengalami luka yang bervariasi, mulai dari luka ringan hingga berat.
Warga sekitar yang menyaksikan kejadian tersebut segera memberikan pertolongan kepada para korban dan mengamankan RA di lokasi kejadian sebelum akhirnya diserahkan kepada pihak kepolisian. Petugas Satlantas Polresta Deli Serdang yang tiba di lokasi segera melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan membawa para korban luka ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan medis. Mobil yang dikemudikan oleh remaja yang sedang belajar mengemudi tersebut juga diamankan sebagai barang bukti.
Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasat Lantas) Polresta Deli Serdang, Kompol Wahyu Pratama, S.H., M.H., saat memberikan keterangan pers di lokasi kejadian pada Senin sore, 21 April 2025 (sesuai waktu setempat), membenarkan adanya insiden kecelakaan yang melibatkan seorang remaja yang sedang belajar mengemudi dan menabrak pejalan kaki. “Kami sangat menyesalkan kejadian ini. Pengemudi yang masih di bawah umur dan belum memiliki SIM seharusnya tidak mengemudikan kendaraan di jalan raya. Kami akan melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait kelalaian dan tanggung jawab pihak-pihak terkait. Akibat kejadian ini, lima orang pejalan kaki mengalami luka-luka dan sedang mendapatkan perawatan medis,” ujar Kompol Wahyu Pratama. Pihak kepolisian mengimbau kepada para orang tua untuk tidak mengizinkan anak-anak yang belum cukup umur dan belum memiliki SIM untuk mengemudikan kendaraan demi keselamatan diri sendiri dan orang lain. Insiden ini menjadi pengingat akan pentingnya pengawasan orang tua terhadap aktivitas anak-anak, terutama yang berkaitan dengan keselamatan berlalu lintas.