Kabupaten Bojonegoro mengalami lonjakan signifikan dalam jumlah wisatawan selama libur Lebaran 2024, yang berdampak pada keuntungan besar bagi perekonomian lokal. Lonjakan ini dipicu oleh beragam destinasi wisata menarik yang ditawarkan, mulai dari wisata alam, budaya, hingga kuliner.
Selama libur Lebaran 2024, Bojonegoro mencatat rekor kunjungan wisatawan yang belum pernah terjadi sebelumnya. Lebih dari 100.000 wisatawan memadati berbagai objek wisata, seperti Kayangan Api, Waduk Pacal, dan Agrowisata Belimbing. Hal ini berdampak pada keuntungan besar bagi pelaku usaha di sektor pariwisata.
“Kami sangat bersyukur atas ledakan wisatawan ini. Hal ini memberikan keuntungan besar bagi kami, para pelaku usaha di sektor pariwisata. Omzet kami meningkat hingga 300% selama libur Lebaran,” ujar Ibu Sri Wahyuni, seorang pengusaha kuliner di sekitar Kayangan Api.
Lonjakan wisatawan ini tidak hanya berdampak pada pelaku usaha di sektor pariwisata, tetapi juga pada sektor ekonomi lainnya. Hotel, restoran, dan toko oleh-oleh mengalami peningkatan omzet yang signifikan.
“Kami mencatat peningkatan okupansi hotel hingga 90% selama libur Lebaran. Ini merupakan keuntungan besar bagi kami,” kata Bapak Joko Santoso, seorang pengusaha hotel di Bojonegoro.
Pemerintah Kabupaten Bojonegoro menyambut baik lonjakan wisatawan ini. Mereka berkomitmen untuk terus mengembangkan sektor pariwisata agar dapat memberikan keuntungan besar bagi masyarakat Bojonegoro.
“Kami akan terus berupaya untuk mengembangkan sektor pariwisata agar dapat memberikan keuntungan besar bagi masyarakat Bojonegoro. Kami akan meningkatkan kualitas infrastruktur dan fasilitas pariwisata, serta mempromosikan pariwisata Bojonegoro ke tingkat nasional dan internasional,” ujar Bapak Budiyanto, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Bojonegoro.
Pemerintah Kabupaten Bojonegoro juga akan berupaya untuk meningkatkan kualitas infrastruktur dan fasilitas pariwisata. Mereka juga akan berupaya untuk mempromosikan pariwisata Bojonegoro ke tingkat nasional dan internasional melalui berbagai event dan promosi di media sosial.
“Kami akan menggelar berbagai event menarik untuk menarik wisatawan, seperti Festival Kayangan Api dan Festival Waduk Pacal. Kami juga akan memanfaatkan media sosial untuk mempromosikan pariwisata Bojonegoro,” kata Bapak Budiyanto.
Dengan berbagai upaya yang dilakukan, Pemerintah Kabupaten Bojonegoro berharap sektor pariwisata dapat menjadi salah satu penggerak utama perekonomian daerah.